Minggu, 18 Agustus 2019

PERENCANAAN KEUANGAN BUAT IBU HAMIL


Senang sekali pastinya kalau akhirnya hamil. Terutama buat pasangan yang baru menikah. Cuma yang harus dipikirkan selanjutnya adalah bagaimana mempersiapkan pendanaan baik saat hamil maupun melahirkan.

Assalamualaikum,

Alhamdulillah bisa bersua kembali. Kali ini aku mau berbagi soal mempersiapkan dana ketika hamil maupun kemudian melahirkan. Gimana perasaan kalian ketika hamil? Senang, deg-degan atau bagaimana? Kalau saya sih,  hamil anak pertama atau kedua bahkan ketiga, sama aja. Semua tetap deg-degan. Haha. Terutama soal prosen lahirannya. Hehehe. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.


Masa hamil dan melahirkan adalah masa yang seharusnya disyukuri. Kemudian soal biaya, harus dipersiapkan. Satu hal, menurut aku, yang harus kita pegang teguh adalah rejeki InshaAllah akan ada saja. Apalagi setiap makhluk yang dilahirkan ke bumi pastilah membawa rejekinya masing-masing.

Apa saja perencanaan keuangan yang harus kita lakukan?

PERSIAPKAN BIAYA SELAMA HAMIL


Idealnya mempersiapkan biaya selama hamil harus jauh-jauh hari. Namun biasanya rejeki hamil. Nggak disangka-sangka. Datang begitu saja.
Baiklah. Yang jelas, paling tidak ibu yang hamil sudah memiliki rencana mau periksa kemana setiap bulannya. Ke bidan dekat rumah? Puskesmas atau dokter spesialis? Yang jelas dokter spesialis tanpa asuransi lumayan menguras kantong. Apalagi cek kehamilan paling tidak 1 bulan sekali. Belum lagi biaya berbagai vitamin dan susu hamil.
Sedangkan ke puskesmas biaya jauh lebih terjangkau selama tidak ada keluhan aneh-aneh selama hamil. Faskes tingkat pertama bila kamu bergabung dengan BPJS kesehatan juga bisa digunakan.

BIAYA EMPAT BULANAN/ TUJUH BULANAN


Beberapa keluarga masih memiliki tradisi untuk melakukan empat bulanan atau tujuh bulanan ketika hamil. Bila keluargamu demikian, persiapkan keuangan sebaik-baiknya.  Kemudian diputuskan apakah akan diadakan secara sederhana atau malah mengundang banyak orang. Semuan kembali lagi kepada persiapan biaya yang dimiliki.

BIAYA MEMBELI KEPERLUAN BAYI


Biasanya di usia kandungan tujuh bulan keatas, sudah mulai mempersiapkan hal ini. Hanya saja saran saya, tidak perlu berlebihan. Beli saja yang benar-benar menjadi kebutuhan saja. Semisal baju bayi , popok dan bantal kasur bayi. Terutama untuk bayi berusia 0-3 bulan saja. Sedangkan lain-lainnya menyusul saja. Bahkan bisa jadi akan tercukupi dengan banyaknya kado-kado (hehe..pengalaman pribadi)

BIAYA MELAHIRKAN & AQIQAH

Ini yang harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Termasuk dimana tempat akan melahirkan kelak? Itu sangat berpengaruh. Melahirkan di bidan, klik atau rumah sakit biasa/bagus biaya akan bergam pula. Selidiki sebelum melahirkan. Kalau perlu ikut melihat terlebih dahulu tempat perawatan paska melahirkan kelak.

Kemudian juga harus dipersiapkan biaya melahirkan. Apakah kemungkinan akan normal atau sesar? Sekarang sih sebenarnya BPJS atau asuransi akan menanggung biaya kelahiran ini. Namun perhatikan dan persiapankan sedetail mungkin syaratnya.

Walau demikian tetap haru ada biaya jaga-jaga. Misalnya bila ternyata kamu menginginkan “ naik tingkat” untuk kamar perawatan. Pasti membutuhkan biaya tambahan. Kemudian, untuk operasi, perhatikan apa yang mungkin tidak ditanggung asuransi

Oh iya, dalam Islam bayi yang lahir wajib di aqiqah. Bila tidak mampu setelah lahiran, bisa kapan saja sih. Cuma ada baiknya juga pikirkan hal ini , kalau ada rejekinya ya segerakan untuk menyelenggarakan aqiqah juga.

Demikinlah perencanaan keuangan bagi ibu hamil :

PERSIAPKAN BIAYA SELAMA HAMIL

BIAYA EMPAT BULANAN/ TUJUH BULANAN

BIAYA MEMBELI KEPERLUAN BAYI

BIAYA MELAHIRKAN & AQIQAH

 


11 komentar:

  1. Untungnya sekarang sudah ada BPJS ya, sedikit banyak membantu dalam perencanaan keuangan saat hamil dan persiapan melahirkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak kartika, lumayan banget. asal rutin bayar aja, jangan sampai nunggak hihi.makasih dah berkunjung mbak

      Hapus
  2. Betul sekali mbak...untuk perlengkapan bayi, beli yang penting dulu Aja nanti yang lain pasti terpenuhi seeing dengan kado kado yang berdatangan... Apalagi pengalaman pribadiku , temen temen kantor ngelist keperluan baby yang belum aku punya, katanya biar gak double. Hehehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhahaha sama pengalaman kita. akhirnya banyak banget perlengkapan bayi berdatangan lewat kado2 ya.makasih sudah berkunjung :)

      Hapus
  3. Saya mah waktu hamil pertama senang lalu mikirin biaya dokter hahaha.

    Lumayan banget sih, dulu anak pertama setiap bulan butuh sekitar 500-600ribu buat kontrol dan vitamin.

    Lebih parahnya, biaya melahirkan kami anggarkan normal, eh taunya sesar hiks.
    Bukan asuransi pula.

    Alhamdulillah, ada aja rezeki, jadi biaya RS dibayarin ortu.

    Biaya selametan sih sebenarnya saya paling males yang ada gitu2an, tapi saya paling takut kecewain ibu mertua, jadi nurut aja pas bikin 7 bulanan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha sama &bln an aslinya males,tp berhubung anak pertama ya ikutin aja :)
      betul bgt.jaman anak pertamaku blm ada bpjs, jadi mayan mahal tapi ntah gmn ada aja rejekinya yaa.tks dah berkunjung mbak

      Hapus
  4. Ibu hamil memang banyak prubahan dan perlu prsiapan matang ya mba karena memang hal yg syg di lewatkan dlm hidup hehe kebetulan lisa pun juga sdh mmpersiapkan dan mengira2 nanti mau lahiran gimana baik plus minus dan kepengurusannya .. Smoga kita smua dilancarkan y mba :)

    BalasHapus
  5. Eh ada biaya 4 bulanan ya, ku baru tau. Cuma tau biaya 7 bulanan dan itupun untuk anak pertama aja sih kalau di Banjarmasin tp semisal ga ada uangnya boleh di skip.

    BalasHapus
  6. Setuju Mbak, beli keperluan bayi secukupnya saja, soalnya ntar bakalan tertutupi banget sama kado-kado, saya malah ada beberapa yang kadonya kedouble, alhamdulillah XD

    BalasHapus
  7. memang perlu banget mempersiapkan dananya kalau sudah hamil ini. buat periksa ke dokter aja per bulan bisa 400 -500 ribu. Trus pas beli baju buat anaknya baru beberapa lembar sudah habis sekian ratus ribu. heu

    BalasHapus
  8. Memang berkeluarga itu gak semudah d bayangin ya. Biaya kehamilanpun lumayan menyita dompet juga. Dr sini aku belajar, jangaaan borooos lagi makan makannya huhu


    Salam,

    www.rizkyashya.com

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya :)