Minggu, 26 Januari 2020

KELAS INSPIRASI : BERKUALITAS PEMUDANYA, MAJU BANUA



Menghadiri kelas inspirasi buat pertama kalinya.  Banyak belajar banget. Salah satunya soal kerja keras. Proses dan kerja keras tak pernah membohongi hasilnya.

Assalamualaikum,

Sabtu lalu, akhirnya jadi juga mengikuti kelas inspirasi yang digagas Forum Wartawan Ekonomi Kalsel. Diluar ekspektasi sebenarnya. Ternyata acara ini sangat menarik. Oh iya, saya sendiri datang ke acara ini bersama empat teman lainnya dari Female Blogger Banjarmasin (FBB).

Pembicara pertama adalah Rizqillah Suhaili. Terus terang saya baru pertama kali bertemu.  Rizqi adalah Bendahara Umum PWNU Kalsel (PWNU selalu mengingatkan kepada alm abah nih jadinya ), yang ternyata juga alumnus SMA 7 (waaah satu almamater ). Namun yang menarik adalah perjalanan karir beliau hingga saat ini.














kelas inspirasi (dok pribadi)


Dari penuturan beliau, aslinya beliau adalah orang asli Martapura. Ayahnya bernama M.Suhaili asal Dalam Pagar Martapura. Sedangkan sang ibu bernama Fachrah. Menjalani kehidupan yang “normal” beliau menamatkan sekolah dasarnya di Pleihari. Kemudian SMP di sebuah pesantren di Jombang. Hingga kemudian SMA kembali ke Banjarmasin karena orang tuanya saat itu sedang sakit juga.

Kehidupan berorganisasi sendiri sudah ditekuninya sejak masa sekolah hingga duduk di bangku perkuliahan. Semasa kuliahpun dia sudah gabung dengan PMII Unlam (sekarang ULM).

Sedangkan kehidupan karirnya juga berjalan sukses. Karir awalnya dimulai dari menjadi seorang karyawan tour travel swasta PT Riyal Tunggal, sembari kuliah. “ Saya mengurusi haji umroh hingga perusahaan batubara-nya, “ ujarnya kepada peserta kelas Inspirasi, belum lama ini, di Banjarmasin.

Namun kemudian, dia memutuskan untuk bergabung dengan PT Jamkrindo. “ Saya pernah menjadi kepala seksi termuda se-Indonesia, “ ujarnya. Salah satu resep sukses di kehidupan karir nya adalah kerja keras dan patuh dengan pimpinan. “ Saya bekerja keras dan seringkali pulang malam. Apa yang diperintahkan pimpinan saya kerjakan dengan baik, “ ujarnya. Tidak heran, dalam waktu singkat karirnya  di Jamkrindo meningkat pesat.  

Namun kemudian, dia diminta untuk ikut mendirikan Jamkrida Kalsel. Saat itu ujarnya, direksi dan komisaris sudah diisi orang lain, diapuna walnya ditempatkan sebaga kepala divisi penjaminan. “ SOP saya yang membuat dan saat itu targetnya tiga bulan harus dapat bisnis, “ tambahnya. Namun target itu akhirnya memang tercapai. Karir akhirnya di Jamkrida adalah sebagai direktur utama.
Jabatan di Jamkrida akhirnya memang dilepasnya karena dia sudah memutuskan untuk ikut pilkada Kabupaten Banjar Kalsel. Kabupaten Banjar diharapkannya kelak dapat turut menduku Kalsel sebagai salah satu penyangga pangan di ibu kota baru. Semoga tercapai ya..

Ridho Orang Tua

 

 

Sementara itu pembicara kedua, Ali Hasni adalah salah satu pengusaha sukses Kalsel.  Owner Tanah Kapling MahSajajar dan ketua Himpunan Pengusaha Online (HIPO) ini banyak bercerita kiat suksesnya dalam meniti kehidupannya.

Alumnus SDN Kebun Bunga 6, SMPN 7 , dan SMAN 7 Banjarmasin ini ( satu almamater SD dan SMA nih hehehe), sejak kecil memang bercita-cita ingin menguasai seluruh lahan di Kalsel. Sejak kecil dititipkan orang tuanya kepada salah satu kerabatnya ini memang sempat mengutuk nasib buruk yang menimpanya bahkan membenci orang tuanya.

Namun kemudian dia sadar, restu orang tua terutama ibu adalah yang utama dalam hidup. “ Kalau orang tua ridho, semua rejeki akan mendekat, “ ujarnya. Diapun berpesan kepada seluruh peserta untuk memuliakan orang tua masing-masing. Kunci lain ujarnya adalah merubah diri dan banyak meminta maaf.

Dia juga berpesan jika ingin sukses harus punya kemauan dan impian . “ Tunjukkan diri Anda seperti yang Anda inginkan,“ pesannya. Salah satunya dengan selalu berpakaian rapi seperti orang sukses dimanapun.  “ Jangan pernah takut menghadapi hidup. Sesuaikan pakaian Anda dengan yang ingin Anda capai, “ lanjutnya. Berkat restu orang tua dan kerja keras, kini dia memiliki 14.700 kapling dan 500 hektar tanah.  kini  ribuan nasabah yang sudah mempercayakan membeli tanah kapling darinya dengan sistem kredit maupun cash dibawah kerajaan bisnis Mah Sajajar Group yang dibangunnya.

Anyway, semoga kelas inspirasi yang digagas oleh Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel dan Himpunan Insan Pers Online Indonesia (HIPOLI) Kalsel ini benar-benar menginspirasi ya. Terutama buat diri saya pribadi .

Tetap semangat semuanya..

9 komentar:

  1. majlis ilmu begini wajar untuk hadiri..

    ilmu bertanbah..cara berfikir juga leboh baik

    BalasHapus
  2. Seru ya Mbak...saya pun mau mendapatkan inspirasi macam ini, karena inspirasi seperti ini membuat kita lebih berani bermimpi dan terus meraihnya.

    Awalnya saya pikir Kelas Inspirasi ini Mbak ngajar di daerah pelosok gitu seperti yang pernah saya ikutin, jadi kita ceriat ttg profesi kita ke adik-adik agar mereka memiliki cita-cita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah iya kak, aku pernah baca soal kelas inspirai yang ke pedalaman itu. seruuu bgt pastinya ya

      Hapus
  3. Adem bgt ya bacanya, berasa ikut ngrasain atmosfir semangat dan energi positifnya. Memang ridho orang tua terutama ibu mujarab bgt

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener kak, jangan lupakan soal ridho ortu yaa

      Hapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya :)