Sabtu, 18 April 2020

HILANGKAN KECEMASAN MELALUI PUSAT INFORMASI CORONA


Semakin hari pemberitaan wabah Corona semakin membuat cemas. Korban memang semakin bertambah. Per 17 April 2020 saja, Indonesia tercatat sebagai negara dengan kasus Corona tertinggi di ASEAN yaitu 5.923 kasus. Dengan catatan korban meninggal sudah mencapai 520 orang dan 607 orang dinyatakan sembuh.  

PUSAT INFORMASI CORONA
Pusat Informasi Corona


Apa yang kalian rasakan ketika tiap hari disuguhi berita soal virus Corona? Awal-awal Corona terjadi di Indonesia, hampir semua grup WA yang saya ikuti membahas soal Corona atau Covid-19. Mulai grup RT , grup alumnus sekolah dulu hingga grup teman-teman kantor. 

Informasi terasa begitu banyak dan terus menerus. Mulai dari asal muasal datangnya virus hingga cara meningkatkan imun tubuh dengan berbagai cara.

Di satu sisi ini tentu saja ini berguna buat kita yang menghadapi serbuan virus baru. Namun tak dapat dipungkiri, ini juga menimbulkan kecemasan yang berlebihan.

Seiring berjalannya waktu, hampir semua grup kini tak lagi membahas soal Corona saja tetapi beralih ke grup bisnis-banyak yang jualan. 

Apalagi beberapa admin grup WA yang saya ikuti juga mengingatkan untuk tak sering-sering meng-share soal Corona. Apalagi bila masih belum jelas kebenaran beritanya. Bahkan salah satu grup blogger yang saya ikuti, melarang keras share soal kecemasan Corona. Bukan apa-apa. Selain kadang belum jelas kebenaran beritanya. Juga menebar pikiran negatif, kecemasan dan ketakutan. Ujung-ujungnya menurunkan imun tubuh yang bisa saja menyebabkan kita terserang Corona.

Namun, diantara semua grup yang saya ikuti, ada satu grup yang “konsisten” membahas soal perkembangan Corona. Grup itu adalah grup teman-teman perempuan saya di sebuah kantor di Jakarta. Bahkan karena tiap sore ada salah satu teman yang selalu update data terbaru Corona di Indonesia, kami memberinya gelar Duta Corona.

Disadari atau tidak, Corona memang menimbulkan kecemasan sekaligus banyak kebiasaan baru. Kalau dulu masuk rumah langsung masuk saja, kini banyak rumah yang sudah menyediakan tempat mencuci tangan terlebih dahulu bagi yang keluar rumah. 

Begitu pula rumah sakit, minimarket, apotik dan berbagai  fasilitas umum, sudah “ mewajibkan” mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasukinya bahkan di cek suhu tubuh

Itu belum termasuk soal social / phisical distancing yang mengharuskan orang harus menjaga jarak 1-1,5 meter bahkan memakai masker kemanapun pergi. Ditambah lagi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) yang makin “mengatur” gerak orang untuk bepergian atau melakukan kegiatan apapun. #dirumahaja juga dikampanyekan secara besar-besaran. Walau masih banyak yang tidak mematuhi, setidaknya himbauan ini memperkecil penyebaran Corona lebih lanjut.

Kecemasan Corona kemudian berlanjut dengan banyaknya PHK dan karyawan yang dirumahkan sementara tanpa di gaji. Data Disnaker Trans DKI Jakarta, per 9 April lalu misalnya menyebutkan ada 12.768 perusahaan yang merumahkan pegawai/ karyawannya dan 2953 perusahaan yang akhirnya memutuskan memPHK pegawainya.
Sedangkan jumlah pegawai/karyawn yang dirumahkan mencapai 76.613 orang   dan PHK  mencapai 17.721 orang. Jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah seiring masih berlanjutnya dampak Corona terhadap ekonomi dunia dan nasinal.

PUSAT INFORMASI CORONA

Ditengah kecemasan akibat wabah Corona dan ketidakpastian ekonomi, tidak bijak bila kita hanya mencari informasi kepada sumber-sumber yang kurang terpercaya. Alih-alih meredakan kecemasan, kita bahkan bisa terjebak mendapatkan  informasi yang hoaks dan tanpa kejelasan sumbernya.

Salah satu PusatInformasi Corona terpercaya adalah Kumparan.Com. Melalui link ini, akan ada sembilan kategori informasi yang akan kita peroleh.yaitu

MEMAHAMI VIRUS CORONA

Virus yang muncul pada akhir 2019 di Wuhan, China, ini telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang, dengan 130 ribu orang lebih di antaranya meninggal. Seberbahaya apa coronavirus dan bisakah kita selamat darinya?

PENCEGAHAN DIRI DAN KELUARGA

Angka infeksi virus corona di Indonesia terus bertambah. Kasusnya tak lagi hanya berpusat di Jakarta, namun sudah merambat ke hampir semua wilayah di Indonesia. Bagaimana cara kita membentengi diri darinya?

PROSEDUR TES DAN PENGOBATAN

Virus corona kini ada di keseharian kita. Tanpa kita sadari, bisa jadi kita bersinggungan dengannya. Sudahkah kita tahu apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengannya?

HAPPY AT HOME

Belajar dan bekerja “di rumah aja” berperan penting untuk memutus rantai penyebaran virus corona. Demi kebaikan bersama, jangan cepat bosan beraktivitas di rumah. Temukan solusi praktis di sini

RUMAH SAKIT RUJUKAN

Daftar rumah sakit rujukan di 34 provinsi di Indonesia, beserta alamat dan nomor teleponnya, tersaji lengkap untuk mempermudah langkah anda menghadapi wabah corona.

HOTLINE

Daftar hotline beserta situs informasi corona di 34 provinsi di Indonesia, juga nomor kontak pengiriman bantuan dan pendaftaran relawan, tersaji untuk mempermudah langkah anda menghadapi wabah corona.

KUMPULAN DOA

Hati yang tenang dan pikiran yang jernih amat penting dijaga di tengah wabah corona. Jangan ditelan rasa takut berlebih karena ada Tuhan menyertai.

PENGUMUMAN PEMERINTAH

Berbagai kebijakan diterbitkan pemerintah menghadapi wabah corona yang kian menjadi. Apa saja itu? Sudahkah anda mendapat informasi lengkap?

DONASI LAWAN CORONA

kumparanDerma bersama #IndonesiaLawanCOVID-19 membuka donasi untuk membantu sesama menghadapi corona. Mari memulainya dari yang kecil, dari diri kita sendiri, agar kemudian kuat bersama.


BACA JUGA  :   

PHK ATAU DIRUMAHKAN KARENA CORONA? INI YANG HARUS DILAKUKAN

MENJAGA KEUANGAN TETAP STABIL DI MASA CORONA 


Oh iya, menyambut peluncuran resmi laman yang berisi Pusat Informasi Corona  tersebut, Kumparan.com akan mengundang beberapa tamu penting. Mereka adalah pejabat serta tokoh di balik penanganan pandemi corona di Indonesia yang sayang bila lewatkan. Nantikan peluncurannya pada Minggu, 19 April 2020.

Tetap semangat semuanya. Semoga badai ini segera berlalu..








11 komentar:

  1. akupun kl tiap hari liat berita kororo ini makin puyeng dan cemas, huhu
    jd kadang sengaja puasa berita2 yg bkin khawatir berlebih, ya wlpun update info itu penting, seenggaknya demi kesehatan mental kita kudu tetap membatasi dengan tetap mematuhi aturan yg ditetapkan pemerintah. stay safe ya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mbak Ella, kecemasan bisa menular ya hiks. Semoga selalu sehat ya kita semua/aamiin

      Hapus
  2. kereeennn tulisannya MANTUL ..hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahhahaha...ada komen dr cs an nih wkwkkw

      Hapus
  3. makasih yaaa sudah berkunjung :)

    BalasHapus
  4. Amin, badai bencana dunia ini segera berlalu.
    Dan kita semua kembali aktif kemanapun tanpa khawatir lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, betul kak Himawan. kangen juga sama kehidupan normal yaa..semoga segera berlalu badai ini, aamiin

      Hapus
  5. semoga virus corona cepat hapus. semakin risau jika masih ada bertambah kes.

    BalasHapus
  6. Di fb dapat ada flagnya di bagian atas tentang pusat info corona. Belum coba buka sih.

    Memang penting kita dapat info langsung dari lembaga resmi, bikin kita terhindara dari info hoax yang banyak bertebaran

    BalasHapus
  7. kalau saya sejak awal muncul virus ini mantaunya lewat website besar Mba, kayak detik, kompas, dan semacamnya.
    Biasanya mereka kan punya akses langsung ke pusat.

    Jadi jarang ada hoax :D

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya :). Untuk yang menyertakan link hidup akan langsung dihapus :)