Youtube
wb_sunny

Breaking News

4 Tips Aman Memilih Pinjaman Online

4 Tips Aman Memilih Pinjaman Online


Hati-hati jika ingin meminjam online. Nasehat ini tetap berlaku sepanjang waktu. Selain harus paham lembaga tempat kita meminjam uang, juga harus paham triknya agar tidak terjerat utang online. Tunaiku bisa jadi salah satu pilihan terpercaya.

Namanya Arini. Bukan nama sebenarnya tentunya. Saya sendiri mengenalnya sudah cukup lama, karena kami dulu bekerja di kantor yang sama di bilangan Jakarta Selatan. Namun kemudian teman saya ini resign lebih dahulu karena mengikuti suaminya saat itu tugas di negara lain. Saya tidak update lagi cerita hidupnya setelah itu.

tunaiku pinjaman online aman




 
Namun beberapa tahun terakhir, teman tersebut muncul kembali di kehidupan saya. Awalnya, hanya “ say hello”, tapi kemudian da mulai meminjam uang dan akhirnya saya mengetahui kehidupan keuangan mereka yang mulai kacau balau. Suaminya yang berpindah-pindah pekerjaan sampai ceita di-PHK.

Jujur, ada rasa kasihan dengan kehidupan mereka. Apalagi mereka sudah dikaruniai 3 orang anak, yang tentu saja membutuhkan biaya. Dari memiliki rumah sampai akirnya rumah tersebut terjual. Merekapun hidup dari satu kontrakan ke kontrakan lainnya.
Dan yang lebih menyedihkan, mereka ternyata juga terjerat pinjaman online. Ini membuat kehidupan mereka makin sengsara saja dari hari ke hari. 

Selain berganti-ganti nomer handphone, mereka juga akhirnya harus berpindah-pindah kontrakan, mungkin untuk menghindari debt collector yang meneror bukan hanya lewat telpon tapi sudah berani datang ke rumah.

Puncaknya, ketika pinjaman online yang sudah mereka pakai ternyata tidak mampu dibayar. SMS teror ternyata sudah menyebar ke semua kontak teman saya terasuk saya juga. Dari sana lah saya tahu, teman saya ini tidak hanya meminjam ke satu perusahaan pinjaman online tapi sudah di beberapa perusahaan.

Bahkan ada satu perusahaan pinjaman online yang menelpon saya dan menanyakan nomer handphone dan alamat teman tersebut. Tapi saya memang tidak mengetahuinya.
Namun suatu hari teman tersebut mengubungi saya dan bercerta banyak.Intinya sih dia sudah tobat karena meminjam online untuk keperluan konsumtif. Selain dia katanya juga sudah melakukan “negosiasi” dengan beberapa perusahaan ersebut dan menyepakati cicilan.

Saya tidak tahu lagi sih kabarnya beberapa bulan terakhir. Tapi semoga saja masalahnya sudah terselesaikan dengan baik.

TIPS MEMILIH PINJAMAN ONLINE VERSI OJK

 

Cerita Arini diatas tentu saja harus menjadi pelajaran bagi kita semua. Intinya sih menurut saya adalah hati-hati bila harus melakukan keputusan-keputusan keuangan dalam kehidupan kita.

Sah-sah saja sih berhutang.Baik online maupun offline. Namun ada baiknya pinjaman tersebut bukan buat kebutuhan yang sifatnya konsutif. Bila dgunakan buat modal usaha, modal untuk pendidikan, membeli rumah , dan banyak hal produktif lainnya tentu saja masih menguntungkan.

Namun bila pinjaman sudah digunakan untuk membeli barang konsumtif bahkan kemudian tidak jelas manfaat kedepannya tentu suatu kesalahan besar. Apalagi bila tujuannya hanya agar dipandang kaya dan mapan oleh orang lain. Wow banget pastinya 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri, dalam sebuah publikasi di media massa nasional, pernah menyebutkan bahwa pinjaan online sebenarnya untuk mengisi kesenjangan kebutuhan pembiayaan di Indonesia. Selain itu, ini juga membuka akses bagi mereka yang memiliki akses terbata terhadap pinjaman perbankan. 

Sayangnya, kini banyak sekali perusahaan pinjaman online yang ilegal. Selain itu juga, banyak nasabah yang tidak mematuhi perjanjian sehingga ujung-ujungnya merugikan kedua belah pihak.

Untuk para nasabah, OJK sendiri memberikan 4 tips penting bagi mereka yang ingin melakukapinjaman online.

Pastikan perusahaan tersebut terdaftar dan berizin
Sebelum memutuskan melakukan pinjaman online, pastikan perusahaan tersebut berizin yang jelas. OJK juga jelas-jelas menyebutkan perusahaan-perusahaan yang masuk dalam kategori ilegal.

Bukan untuk konsutif dan bayar cicilan tepat waktu
Ini merupakan poin penting ketika melakukan pinjaman. Sebenarnya bukan hanya pinjaman online, tetapi juga pinjaman apapun harus dipastikan bahwa pinjaman ini buat untuk keperluan konsumtif. Pastikan juga kamu bisa membayar cicilannya. Yang tak kalah penting, pastikan untuk membayar tepat waktu. Membayar cicilan tepat waktu tentu saja menghindari beban bunga yang membengkak.

Pelajari secara lengkap soal denda, bunga, jangka waktu dan lainnya.
Biasanya pinjaman online menawarkan kemudahan yang luar biasa. Pelayanannya juga sangat cepat. Namun pastikan kamu yang ingin meminjam paham seutuhnya soal denda bila terlambat, besaran bunga hingga jangka waktu. Jangan sampai kamumenyesal di kemudian hari dengan bunga yang ternyata sangat tinggi.

Pelajari Kontrak Perjanjian
Sebelum memutuskan meinjam secara online,, jangan lupa untuk mempelajari kontrak perjanjian yang ditawarkan sebelumnya. Jangan sampai karena alasan butuh dana cepat, kamu jadi melupakan membaca kontrak perjanjian.

TUNAIKU BISA JADI PILIHAN

Salah satu pinjaman online yang bisa menjadi pilihan adalah Tunaiku. Tunaiku sendiri sudah ada di Indonesia sejak 2014. Merupakan produk dari Amar Bank, salah satu bank remi di Indoneia yang sudah beroperasi sejak 1991. Tunaiku dan Amar Bank berada di bawah lembaga internasional bernama Tolaram Group.

Tunaiku tentu saja ingin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Indonesia yang meiliki kebutuhan pendanaan. Misalnya saja untuk menambah modal usaha, pendidikan, kesehatan atau tujuan keuangan lainnya.

Apa perbedaan Tunaiku dengan situs financial technology (fintech) lainnya?. tentu saja sangat berbeda. Tunaiku menawarkan keamanan dan fleksibilitas. Selain itu, karena berada dibawah Amar Bank, pinjaman online OJK  ini tentu saja lebih terpercaya. 

Dari sisi fleksibilitas, Tunaiku menyediakan tenor yang cukup panjang yaitu 20 bulan dengan limit maksimal 20 juta rupiah. Proses pengajuan pinjaman juga sangat mudah, karena hanya perlu KTP dan butuh aktu 10 menit saja. Tertarik dengan Tunaiku? Silakan pelajari lebih dahulu dan dapatkan kemudahannya. #

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya teman-teman.. Untuk yang menyertakan link hidup, mohon maaf, akan langsung dihapus :)