Rabu, 03 Oktober 2018

PESONA TEKNOLOGI DI TANGAN PEREMPUAN


Anda perempuan generasi milenial? Atau perempuan jaman old? Tidak masalah. Siapapun Anda, tentu harus menyadari satu hal. Ya, hal tersebut adalah aroma jaman yang telah banyak mengalami perubahan. Salah satunya adalah perihal melek IT alias tidak gagap teknologi. 




Dunia memang sudah banyak berubah. Bila di masa lalu kita hanya cukup berkabar lewat surat telephone kemudian SMS, kini internet sudah merajai dunia. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII) seperti dilansir dari Kompas.com menyebutkan dari 262 juta jiwa penduduk Indonesia di 2018, 50%-nya sudah melek internet.
Data ini juga menyebutkan, mayoritas pengguna internet sebanyak 72,41 persen masih dari kalangan masyarakat urban. Pemanfaatannya sudah lebih jauh, bukan hanya untuk berkomunikasi tetapi juga membeli barang, memesan transportasi, hingga berbisnis dan berkarya.
Bagaimana dengan perempuan? Menarik mengkaji gender yang banyak diidentikkan sebagai mereka yang tidak paham teknologi ini . Ternyata memang , perempuan pengguna internet di Indonesia masih dibawah pengguna laki-laki. Namun demikian, keberadaan mereka meningkat dari tahun ke tahun.  APJII menyebutkan laki-laki pengguna internet sebesar  51,43% sedangkan perempuan mencapai 48,57%.

Mengapa Perempuan?
Meningkatnya pengguna teknologi khususnya internet memang berdampak pada berbagai sisi kehidupan. Apalagi kini hampir semua sisi kehidupan bisa dilakukan dengan online. Tidak mengherankan, Indonesian Women IT Awareness (IWITA) giat mengkampanyekan perempuan Indonesia yang melek terhadap teknologi. 

Pertanyaannya, mengapa perempuan yang dipilih? Ternyata karena merekalah, pondasi atau indikator peradaban sebuah bangsa. Sebuah bangsa yang terdiri atas tiang-tiang yang kokoh akan tetap berjalan pada jalur yang tepat. Tiang atau pondasi itulah para perempuan. Perempuan yang  melek teknologi dan mampu mengunakannya secara tepat, diharapkan menjadi awal kemajuan sebuah keluarga dalam lingkup yang kecil. Kemudian sebuah bangsa dalam lingkup yang lebih luas.



Inilah yang diinginkan  IWITA. Lembaga ini juga menginginkan para perempuan Indonesia harus dapat secara bijak menjalani dua perannya, baik sebagai ibu rumah tangga juga sebagai wanita karier yang maju dan tanggap teknologi.
IWITA sendiri merupakan ikatan perempuan yang tanggap teknologi yang mengajak para perempuan Indonesia untuk tidak ketinggalan zaman dengan kemajuan dunia teknologi.

Untuk mensosialisasikan berbagai programnya, IWITA juga rajin melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan bermacam-macam kegiatan kampanye dan sosialisasi akan pentingnya kesadaran IT bagi perempuan Indonesia.
Selain melalui kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya organisasi perempuan, IWITA juga melakukan sosialisasi melalui media sosial. 

Tidak heran akun media sosialnya seperti facebook, Instagram, Youtube , Web sampai WA aktif  melakukan kampanye untuk perempuan yang lebih baik di bidang teknologi. Melalui webnya www.iwita.id misalnya, mereka   benar-benar ingin mewujudkan visi nya untuk terwujudnya perempuan Indonesia tanggap Teknologi Informasi melalui advancement, learning, implementation dan socialization, sehingga perempuan dapat berperan dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan membentuk generasi bangsa yang berakhlak mulia dan berprestasi.

Salah satu yang juga mereka dukung adalah Female Blogger of Banjarmasin (FBB). Organisasi blogger yang pada Oktober 2018 ini berusia dua tahun memang konsisten memberdayakan para perempuan untuk terus menulis melalui blog mereka masing-masing.  Melalui tema " Blooming Up", FBB menginginkan organisasi blogger ini terus bermekaran dan terlihat keindahannya.


FBB melalui https://www.fbbcommunity.com juga terus  aktif mengkampanyekan perempuan yang melek teknologi sekaligus berkarya melalui tulisan. 


Para member FBB yang juga merupakan blogger yang aktif dalam menulis diblognya masing-masing maupun dalam berkontribusi di blog FBB. Para member FBB yang didukung dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang beraneka ragam menyebabkan kualitas konten dari penulisnya tidak diragukan lagi. Siapkah kita menghadapi teknologi , wahai para perempuan Indonesia?

15 komentar:

  1. halo mba, salam kenal, aku dede gemes nya fbb hahaha. bener nih mba kita harus berperan dalam pembangunan melalui teknologi ini

    BalasHapus
  2. Salah satu syarat bagi emak zaman now, dilarang gaptek. Hehehe. Di satu sisi memang akan menciptakan pesona tersendiri bagi kaum hawa kalau menguasai IT apalagi bijak dalam penggunaan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihi setuju bgt mb miaa..jangan sampai kalah kita sama bocah jaman now

      Hapus
  3. Mudahan kita bisa jadi ibu milenial yang bijak dan mampu menjadi penunjuk jalan generasi menuju prestasi hakiki.

    BalasHapus
  4. Goresan yang inspiratif, penuh dengan data-data faktual . Thanks sudah berbagi lewat goresan ini . Semoga bisa lebih bijak dalam menggunakan IT baik sebagai ibu, lebih-lebih saya sebagai guru agar bisa lebih memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

    BalasHapus
  5. PErempuan memang istimewa. Peradaban ada di tangan mereka. Ketika teknologi jg berada di tangan mereka, berarti perdaban sdg ditentukan oleh teknologi.

    BalasHapus
  6. Aku menantikan ketemu mbak Umi untuk pertama kalinya. hihi

    BalasHapus
  7. kita sebagai perempuan harus banget jadi bagian dari pembangunan dan perkembangan teknologi :D

    BalasHapus
  8. Judul dan isi nya bagus banget mbak. Sepatu (sepakat & setuju). See you ya di ultah FBB

    BalasHapus
  9. Pertama kali saya mampir kesini nih, ngerasa bangga dan bersyukur banget ada iwita yang support acara kita.

    BalasHapus
  10. Halo mb enny.. First time main kesini nih. Senangnya ad blogger senior gabung di fbb. Bener banget perempuan dan ibu adl tonggak pembangunan. Krn itu hrs melek teknologi bukan malah menjauhinya. Kdg lucu jg kalo ad yg komentar, "mama anu kok masih main sosmed..". Lah, blm tau dy apa manfaatnya. Haha. Untungnya skrg ad IWITA yg mendukung ini. C. Visi misinya pun sejalan dg FBB. Duh, bangganya FBB kali ini didukung oleh IWITA

    BalasHapus
  11. Siap! Semoga kita sebagai perempuan dan Blogger juga bisa memekarkan diri menjadi lebih baik ya mba :D

    BalasHapus
  12. tulisan yang bagus sekali, saya setuju dengan ibu Eny. Sebagai ibu yg lahir di jaman old tetapi juga harus selalu update teknologi dan informasi..mau tidak mau, suka tidak suka,jaman sudah berubah, discruption terjadi dimana-mana. Sekali lagi tulisan bagus dan membuka world view yang unik. mudah di pahami.
    Salam hangat bu eny.

    BalasHapus
  13. Mbak enny mantap ih komplit juga tulisannya. Aku banyak belajar jadinya.

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar