Kamis, 13 Februari 2020

CINTA OYO HOTELS, CINTA YOGYAKARTA


Musisi jalanan mulai beraksi, seiring laraku kehilanganmu (Kla project, Yogyakarta)

Yogyakarta,
Kota yang selalu memberi kerinduan yang berbeda. Rasa-rasanya kuliah 4 tahun lebih, tidak cukup untuk merasakan Yogja secara utuh. Sehingga pada akhirnya, membuat ingin kembali dan terus kembali.

Saya, bersama seorang sahabat yang juga mempuyai kenangan tersendiri atas Yogyakarta, akhirnya memutuskan untuk mengunjungi kota ini dalam beberapa malam saja sebenarnya. Jauh-jauh hari, kami memesan tiket kereta api PP, mencari penginapan yang menurut kami pas hingga merencanakan sejumlah perjalanan yang akan kami lakukan selama di Yogyakarta, 3 hari 2 malam. Kami akan backpaker-an.


Hari itu tiba.  Kami naik kereta api Pasar Senin- Stasiun Lempuyangan  hampir 10 jam dan tiba di Yogyakarta sudah malam. Setelah menikmati gudeg dekat stasiun Lempuyangan, kami segera menuju penginapan yang sudah kami pesan jauh-jauh hari.

Tahukah kalian, ternyata penginapan yang kami pesan ini ternyata jauh dari ekspektasi.  Lokasi yang sangat jauh dari mana-mana, kamar yang sempit, ditambah kamar mandi yang menurut kami kurang bersih sudah cukup membuat kami memutuskan untuk beralih penginapan esok harinya.
Kami menginap di penginapan kurang layak tersebut selama satu malam saja dan mulai searching .penginapan lain buat esok harinya.

Alhamdulillah, kami bertemu dengan OYO HOTELS INDONESIA. Kami memilih OYO 409 Pondok Helomi. OYO yang satu ini memiliki kelengkapan termasuk ada kolam renangnya. Asik banget kan?  

Oyo 409 pondok Helomi


Kamarnya luas dan bersih

OYO 409 Pondok Helomi bisa dikatakan sangat pas dengan yang kami butuhkan. Selain mempunyai bangunan yang modern tadi, OYO ini juga dekat dengan beberapa shopping mall, Stadion Maguwoharjo, Taman Pelangi Yogya dan Hutan pendidikan Jogja UGM.  

Dari sini, kami pun dengan mudah mencari transportasi untuk perjalanan kami selanjutnya di Yogyakarta. Di Yogyakarta, kami mengunjungi beberapa DESTINASI  antara lain :

JL MALIOBORO DAN SEKITARNYA
Tentu saja ini wajib benget kan dikunjungi di Yogyakarta. Walau udah nggak keitung,  berapa kali ke jalan ini, tetap saja kalau ke Yogya lagi-lagi harus kesini. Di Jalan Reksobayan, dekat jalan Malioboro ini juga ada rumah sahabat saya waktu kuliah dulu , Milda, yang alhamdulillah, waktu itu juga sempat bersua lagi setelah berapa purnama nggak ketemu hehehe..

Salah satu sudut Malioboro (doc pribadi)
MENIKMATI GUDEG YOGYA
Ini juga jadwal wajib kalau ke Yogyakarta. Ingat banget, awal-awal di Yogya dulu, ada seorang penjual gudeg yang selalu mampir ke kost pagi-pagi menawarkan sebungkus gudeg. Sayapun coba-coba ikut membeli seperti teman-teman yang lain. Ternyata, rasanya sangat asing di lidah saya. Sangat manis ! Dan hampir saja, saya tak bisa menghabiskannya.

gudeg (sumber:  gudegyudjumpusat (dot)com)
Namun, seiring berjalannya waktu, lidah saya ternyata menyesuaikan. Saya bukan hanya bisa makan gudeg tapi malah tergila-gila sama makanan yang satu ini. Dulu, kami sering membeli gudeg di Pasar Condong Catur, Depok , Sleman karena harganya terjangkau untuk kalangan mahasiswa. Kini, kami memilih Gudeg Yu Jum Wijilan. Salah satu gudeg juara di Yogya. Gudeg disini sudah diakui banyak kalangan bila soal rasa. Kami juga membeli gudeg kering buat oleh-oleh.

KEBUN BUAH MANGUNAN
Lokasi ini banyak dijuluki orang sebagai  “negeri di atas awan” ala Bantul Yogyakarta. Lokasinya di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul Yogyakarta. Hamparan kabut yang menyelimuti bentang perbukitan dan lembah sungai Oyo membuat kamu benar-benar serasa di atas awan saat berada di gardu pandang Mangunan. Namun untuk dapat menyaksikan fenomena alam itu, usaha ekstra yang perlu dilakukan hanyalah berangkat saat subuh. 


Hutan pinus Mangunan (doc : pribadi)


HUTAN PINUS MANGUNAN
Hutan pinus yang menjadi bagian Resort Pengelolaan Hutan (RPH) Mangunan ini berlokasi di Kecamatan Dlingo. Lokasinya yang sejajar dengan situs makam Raja-raja Imogiri membuat orang kerap keliru menyebut hutan pinus ini sebagai Hutan Pinus Imogiri. Walaupun sebagian besar yang tumbuh di hutan ini adalah pohon Pinus Merkusii, namun ada juga pohon mahoni, pohon akasia, dan kayu putih. Selain sebagai lokasi hunting foto, di kawasan Hutan Pinus Mangunan juga terdapat area outbond dan camping ground.
Hutan Pinus Mangunan selain sangat sejuk dan nyaman, juga dilengkapi dengan tempat-tempat istirahat berupa dudukan yang berasal dari potongan pohon yang sudah tidak terpakai. Disini juga sangat banyak spot-spot untuk berfoto .
Hutan pinus sendiri sebenarnya sudah tempat   berfoto yang terlihat sangat alami. Wisata lain bisa kamu temui di tulisan saya spot surga di bantul  ya.

KALAU HARUS LIBURAN LAGI, PASTI KAMI MASIH CINTA OYO


September nanti, kami merencanakan destinasi yang agak “jauh”. Kami berencana ke Medan, Sumatera Utara. Belum terlalu banyak sih list tempat yang akan kami kunjungi selain danau Toba dan beberapa destinasi di dalam kota Medan.

Kami tentu tidak ingin jatuh di lubang yang sama lagi. Untuk staycation selanjutnya, kami dipastikan akan memilih HOTELMURAH DI KOTA MEDAN yaitu OYO 873 Kamani Homestay Syariah. Hotel ini dilengkapi dengan Free Wifi, AC, TV, Fasilitas Parkir, Kamera CCTV dan
Fan. Dengan harga mulai Rp154807, kami jelas akan memilih hotel ini untuk menemani perjalanan kami di Medan. 

rencana staycation kami

INILAH OYO HOTELS

Oh iya buat kalian yang belum tahu tentang OYO HOTELS, saya jelaskan dulu ya.
OYO Rooms, yang kemudian banyak dikenal sebagai OYO merupakan  jaringan layanan perhotelan dan hotel hemat di India. Didirikan pada 2013 oleh Ritesh Agarwal dan kemudian  berkembang menjadi lebih dari 8.500 hotel di 230 kota di India, Malaysia, Nepal, Cina, dan Indonesia.

Di Indonesia, Oyo mulai merintis kiprahnya dengan badan hukum PT Oyo Rooms Indonesia. Operasional sendiri dimulai sejak 2018. Saat diluncurkan OYO Hotels and Homes menggandeng 30 hotel dan 1.000 kamar eksklusif di Jakarta, Surabaya dan Palembang.

Kini OYO Hotels and Homes telah bermitra dengan lebih dari 500 pemilik properti dan mengelola lebih dari 530 hotel, dan 12.250 kamar eksklusif di 52 kota Indonesia. Dari 530 properti ini, ada sekitar 310 hotel yang telah beroperasi, sedangkan yang lainnya dalam proses transformasi. (Kompas (dot) com)


BUKTI CINTA OYO LAINNYA


Cinta OYO Hotels bisa dibuktikan dengan banyak cara. Salah satu caranya adalah follow media sosial OYO dong ya.


medos OYO

Jangan lupa, buktikan cinta OYO HOTELS dengan  follow media sosial OYO  juga dan mendapatkan sejuta manfaat juga ya. #



TULISAN INI DIIKUTSERTAKAN PADA OYO BLOGGERCOMPETITION #CINTAOYO






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya :)