Rabu, 23 Januari 2019

MENGAPA RESOLUSI DI TAHUN BARU SERING TIDAK TERCAPAI?


goal kamu apa? (sumber :proman5jam.com)


Resolusi  tahun baru kadang hanya ada di awal tahun. Kemudian di lupakan secara perlahan. Bagaimana dengan kamu?


Hallo, artikel ini sebenarnya terinspirasi dari hasil obrolan dengan beberapa teman beberapa hari kemarin. Teman-teman eks SMA yang bisa diajak ngobrol tentang apapun. Termasuk obrolan nggak penting hehehe..

Tapi obrolan kami hari itu lumayan serius. Temanya, kenapa resolusi tahun baru selalu berakhir dengan kegagalan. Kalaupun ada lima resolusi , yah, paling-paling hanya satu yang kesampaian. Yang lebh parah lagi resolusi kadang terlupakan hanya beberapa bulan setelah dicangkan haha. Kasian deh..

Resolusi tahun lalu yang paling parah diceritakan seorang teman. Ceritanya dia ingin menurunkan berat badannya agar mencapai tingkat ideal (jiaaah). Ternyata yang terjadi berat badannya bukannya  menurun tetapi malah meningkat signifikan hahaha..

Banyak lagi cerita lain yang mengharukan sekaligus menggelikan. Tapi ada satu teman yang bercerita tentang resolusinya yang bisa dicapai. Resolusi tersebut adalah mendaftar haji di 2018 lalu. Cara yang dicapainya cukup unik. Yaitu dengan mengikuti arisan yang diikuti banyak orang dengan jumlah yang tidak sedikit juga. Alhamdulillah, resolusinya besarnya tersebut tercapai .

APA SIH RESOLUSI?
Mungkin pertanyaan ini agak “basi” hehehe..semua orang tahu kok. Tapi sebenarnya, resolusi, jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal.

Ada pula yang mengartikan resolusi sebagai  semacam impian seseorang. Bukan sebuah parameter untuk menentukan kesuksesan seseorang memang. Tetapi sebaiknya tetap harus diupayakan diwujudkan.

Oh iya, konon, tradisi soal resolusi ini ternyata mempunyai sejarah tersendiri. Diyakini, tradisi ini sudah ada sejak jaman bangsa Mesopotamia di kota Babylonia, lalu tradisi itu menyebar dari satu kerajaan ke kerajaan lain.

Orang-orang Eropa di jaman-jaman kuno (jaman dimana negara masih sangat tunduk dengan suara gereja), percaya bahwa di hari pertama tahun baru, harus diisi dengan mengenang kesalahan-kesalahan pada masa lalu, dan memikirkan bagaimana untuk bisa lebih baik di tahun yang akan datang.

Rupanya tradisi ini terus berlanjut hingga saat ini. Selalu muncul resolusi-resolusi tahun baru atau janji/harapan seseorang yang ingin diwujudkan pada tahun yang akan datang.

Umumnya janji tersebut adalah menjadi lebih baik dalam segala hal. Tiap orang tentu saja memiliki keinginan yang berbeda. Ada yang ingin tahun depan memiliki pekerjaan yang lebih baik, karir yang meningkat, penghasilan tak terbatas, ada juga yang ingin segara menikah atau menjadi sarjana, dan banyak resolusi baik lainnya. Namun dibalik semua itu, yang harus kita sadari adalah tidak ada sesuatu yang instan alias membalik telapak tangan.

Pertanyaan besarnya, mengapa resolusi sulit diwujudkan? Bahkan cendrung dilupakan? Jawabnya karena saya, kamu dan kita semua nggak sungguh2 mewujudkannya. Betul begitu? Karena bila kita sungguh-sunngguh ingin mewujudkannya, dengan usaha nyata tentu saja tidak ada sesuatu yang sia-sia pastinya.
   
RESOLUSI POPULER

Wow, tahukah kamu, sebuah penelitian  menyebutkan di awal tahun baru banyak sekali yang membuat resolusi. Ternyata hanya 8% yang bisa mencapainya. Kamu termasuk nggak? Tetapi ternyata mereka ini nggak jera membuat resolusi loh. Buktinya tahun berikutnya, mereka akan membuat resolusi baru lagi dan berharap yang terbaik.

Menurut survei yang dilakukan terhadap 2000 orang, menabung menjadi salah satu dari lima resolusi teratas dan juga yang paling sering gagal. Bahkan, kegagalan terjadi sebelum 31 Januari.
Inilah 10 resolusi Tahun Baru yang paling sering diucapkan, menurut Inc,dilansir dari bisnis.com

1.Diet atau makan lebih sehat (71 persen)
2.Olahraga lebih banyak (65 persen)
3.Menurunkan berat badan (54 persen)
4.Hemat (32 persen)
5.Pelajari keterampilan atau hobi baru (26 persen)
6.Berhenti merokok (21 persen)
7.Lebih banyak membaca (17 persen)
8.Mencari pekerjaan baru (16 persen)
9.Mengurangi alkohol  (15 persen)
10.Menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan teman (13 persen)

Jadi apa resolusi kamu? Ingin membeli rumah, ingin menabung lebih banyak lagi atau ingin segera menikah?
Apapun itu mari kita wujudkan impian kita masing-masing ya..

RELATED POST :


2 komentar:

  1. wah hrs semangat ya dan gak patang menyerah

    BalasHapus
  2. iya mbak @Tira.idealnya begitu hahaha..salam semangat mbak..

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar Dengan Baik ya :)