FBB
KEB

IHB

Tips Jitu Mengatasi Overthinking

overthinking kenapa
sumber foto :NSD

Overthinking? yah, itu berarti mainnya kurang jauh hahahaha, kayak aku juga sih,kadang-kadang.

Hujan bulan November. Kejadian kecelakaan kemarin harusnya sih jadi pelajaran tersendiri buat kami. Misalnya, ya ,kalau gembira itu nggak perlu berlebihan. Mungkin disentil ya sama Tuhan? hmmm..

Apalagi kemarin tuh kondisinya memang hujan deras sekali. Jalanan juga bisa dikatakan nggak keliatan jelas. Perasaan belum lima menit tertidur euyyy...Yah, begitulah, kalau nggak ditabrak ya nabrak. Jalanan memang demikian. 

Nggak nyangka juga, kejadian kemarin berbuntut panjang dan kerugian hingga 21.450.000. Untung si Bapak Medan yang nabrak mau ganti rugi (nggak sia-sia masang muka jutek, nggak pakai senyum sama sekali pas proses negosiasi) -- keren sih negosiasinya,nggak perlu pakai ngotot dan menyampaikan dengan "baik-baik" tapi tetap "maksa".

Dan untung lagi, yang dalam mobil nggak kenapa2.Cuma shock aja nih dan badan mendadak sakit-sakit nggak jelas.

Percayalah, selalu ada solusi dan hikmah dalam setiap permasalahan. Apapun ituuu :)

Dulu kalau di Jakarta Depok dah nggak keitung lagi berapa kali kena musibah di jalanan hahaha. tapi kali dl masih polos juga, nggak pernah tuh mikir dalam tentang sesuatu yang terjadi. nggak sempat sih lebih tepatnya. 

Nggak pernah di "refleksikan" kembali.hahaha. dari kecelakaan kecil-kecilan karena jatuh sampai kecelakaan  patah kaki segala. ckckc...

Jadi ingat suatu hari tuh di jalan raya Cinere, macet parah kalau pagi.Nggak tau gmn ceritanya bisa senggolan sama Bapak yang sebenarnya berlawanan arah. Sampai bikin celana jeans yang mau dipakai kerja robek, ya ampun.

Awalnya sih suami aku yang debat sama Bapaknya.Mereka berdebat panjang tanpa dapat solusi. Awalnya mending diam aja sambil nunggu hasilnya.

Namun kelamaan,beneran merasa buang waktu.Debat nggak kelar-kelar. Mana harus buru-buru ke kantor kan. 

Akhirnya, aku (sebagai korban) yang majuuuuu dan ngomelin itu Bapak, tanpa basi-basi tentunya. "Setelan pabrik", orang jutek tanpa ampun ternyata ampuh banget buat mengakhiri perdebatan tanpa solusi. hahaha.

 Ajaibnya,Bapaknya langsung diam tak bisa berkata-kata lagi saking aku nyerocos nggak berhenti2, nggak ngasih kesempatan sedikitpun buat Bapaknya membela diri.. 

Dan yang lebih lucu, pas aku mintain ganti rugi. Bapak itu buka dompet nya.tau nggak isinya berapa? cuman gocap alias 50 rb aja.hadeh, gmn mau dimintain ganti rugi ckckck. Bapaknya ngaku nggak punya uang pula dan katanya habis lembur OB atau tenaga keamanan gitu

Akhirnya ya sudahlah, nggak jadi minta ganti rugi. Kasihan haha

Masih banyak lagi cerita kecelakaan lain. Ada juga yang hampir sampai rumah sebenarnya tapi masih di jalan raya Keadilan. Itu tertabrak juga,bikin biru badan dan semua belanjaan hancur. Ada juga sekitar kemanggisan, nerobos lampu merah wkwkwkkw...ya tertabrak lah hahaha. Dikasih minuman sama warung deket TKP, padahal aku tuh lagi puasa haha.

Ada yang sampai ke haji Naim buat urut dan puncaknya sih yang suami sampai patah kaki. Oh iya, itu juga aku yang maju buat minta ganti full kerugian dan biaya RS. Alhamdulillah ketemu orang bertanggungjawab biayain di dua RS sampai poses operasi kelar. Yah, walau kalau diingat-ingat, kita juga buanyakkk ngeluarin dana buat kontrol dan obat, saat itu belum jalam BPJS. 

Kalau nggak salah dapat asuransi T ada 5 jutaan lah. Lumayan membantu banget juga.

Plus dua tahun kemudian ibunya aku telpon lagi buat minta ganti lagi biaya pelepasan pen-nya. Walaupun ibunya si anak yang nabrak, ngaku lagi bankrut dan sepi order, alhamdulillah mau transfer juga.Keren emang si ibunya anak itu...

FAKTA HIDUP : Orang baik dan bertanggungjawab masih banyak di dunia ini. Hidup ternyata sudah sedemikian panjang... 

Tapi, ya itu tadi. dulu tuh nggak ada waktu buat memikirkan apa-apa, saking sibuk.selain langsung nyari tukang pijit biasanya kalau habis jatuh. 

Semoga apa yang terjadi kemarin bisa diambil hikmahnya aja. Meskipun agak rumit dikit tapi nggak nyangka banyak juga berbagai kemudahan dan jalan keluarnya. Alhamdulillah. 

**

Sembari menunggu kerjaan yang nggak approve2, ada baiknya menulis aja dulu. Walau yang ditulis barangkali sangat receh. Kasian sih yang baca-baca blog ini. Tungu ya,mungkin beberapa hari kedepan akan ada postingan berkualitas dengan pemikiran yang serius.

Nggak ada juga? ya berarti kerjaan belum cocok sama kliennya haha,se-simple itu sih.

Sebulan menuju habis kontrak wkwk. Sudah tahun ketiga atau keempat ya, Desember-Januari selalu menimbulkan tanda tanya, 

ya namanya juga kontrak (tor) perpanjangan tiap tahun kerjaannya haha.Ada yang pitching, ada yang penunjukkan.Tapi kayaknya proyek yang ini sih penunjukkan, cuma kata pak bos, ditagihnya susah (sebenarnya ini mau cerita, aku tuh dibayar duluan hahahaha....aduh gmn ya, aku ikutan prihatin doank bisanya tanpa bisa bantuin hmmm..)

Setelah bertahun-tahun bekerja dengan cara begini, lama-lama ya aku terbiasa sih. udah nggak gugup lagi. Kalau memang masih ada rejeki di proyek ini, ya akan datang lagi.

Kalau nggak? ya sudahlah,belum rejekinya. Seperti kata pepatah, bila satu pintu (rejeki) tertutup,maka akan ada pintu-pintu (rejeki) lain yang akan terbuka. Jadi , ya tak perlu berlebihan lah.Nggak berlebihan berekpektasi, nggak juga putus asa.level sedeng aja haha

***

Oh iya, overthinking (OVT) bisa diartikan sebagai  memikirkan atau mempertimbangkan sesuatu secara berlebihan atau berulang-ulang. Seseorang yang mengalami overthinking suka menganalisis berlebihan, merefleksikan sesuatu secara berlebihan, atau khawatir akan sesuatu secara berlebihan (dikutip dari halodoc)

So, apa ya tipsnya biar gak sering OVT

* Berpikiran positif

Memang kadang ada aja muncul godaan buat mikir hal-hal jelek. Namun sepanjang tidak ada indikasinya, ya tak usah terlalu berlebihan memikirkan sesuatu, cukuplah berprasangka baik.

* Banyakin doa aja

Apapaun yang terjadi kedepan, yah kadang-kadang di luar kendali kita sebagai manusia. Banyakin doa, banyakin zikir aja 

* Sudahlah,serahkan saja pada yang Maha Kuasa

Ini pamungkas banget. Setelah lelah berjuang , apalagi lah, selains erahkan apda yang maha Kuasa.menitipkan apa-apa pada-Nya karena sekali lagi, semua di luar kuasa kita sebagai manusia. Soal rejeki juga demikian, cukup berikhtiar,memberikan yang terbaik lalu ya serahkan pada-Nya dan ridho pada keputusan-Nya, tentunya.

Demikian beberapa tips receh,semoga bisa membantu yang sering galau nggak habis-habisnya. Maafkan tulisannya jadi bertahap bikinnya menyesuaikan jadwal pengacara, penggangguran banyak acara banget haha...

Selamat hari Selasa



2 komentar

Terima Kasih sudah berkunjung dan berkomentar dengan baik. Mohon sebutkan nama atau akun google-nya ya

Untuk yang menyertakan link hidup atau tanpa identitas, mohon maaf, komennya tidak akan di ditampilkan :) Terima kasih
  1. Saya tuh mbk kadang over thinking hehehe...udahnya susah sendiri, tapi mudah-mudahan selalu ada jalan

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha,sama mbak, saya juga walau akhir2 ni coba2 di rem OVT-nya biar nggak nambah beban hidup :)

      Hapus