Rabu, 13 Februari 2019

INGIN HIDUP MAKMUR, INI CARA JENIUS MENGELOLA KEUANGAN


Ayo jenius mengelola keuangan pribadi (dok : pribadi)


Mengelola keuangan pribadi buat kamu yang sudah bekeluarga bukan hal mudah. Salah kelola, keutuhan rumah tangga bisa terancam loh.


Assalamualaikum,
Hallo. Semoga selalu sehat semuanya. Kali ini saya ingin berbagi soal mengelola keuangan pribadi, khususnya bagi yang sudah berumah tangga. Well, belajar dari kehidupan orang- orang yang berhasil dalam hidupnya, mengelola keuangan pribadi merupakan salah satu pilar kesuksesan ehidupan.
Bagaimana dengan kamu?

Saya sendiri awalnya ketika masih single, terus terang masih asal dalam mengelola keuangan. Apalagi saya memiliki gaji sendiri, yang bisa dikatakan bisa digunakan semau saya hehe.

Ketika masih single, pikiran pengaturan keuangan pribadi sederhana saja. Artinya uang yang idapatkan hanya diatur untuk beberapa pos saja. Misalnya bayar kost, untuk kebutuhan sehari-hari plus sedikit untuk kesenangan-kesenangan seperti jalan-jalan, membeli buku yang disukai atau sekedar kulineran dan menonton bioskop. Pokoknya, yang penting bisa menikmati hidup.

Bagaimana dengan menabung? Ada sedikit. Kenapa saya katakan sedikit? Karena saat itu, belum jelas apa yang ingin dicapai. Sehingga menabung tidak menjadi kewajiban tetapi hanya kesukarelaan belaka. Mindset sisa uang yang ditabung juga tertanam jelas. Artinya, menabung bukan di awal tetapi di sisa-sisa keuangan bulanan.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah karena tidak adanya target keuangan yang jelas. Misalnya apakah tabungan digunakan untuk biaya kuliah lagi, biaya pernikahan atau sekedar membeli mobil untuk operasional bekerja? Nah, ini merupakan salah satu hal penting untuk memaksa kita menabung.

Setelah Menikah
Alhamdulillah setelah menikah, mindset yang tidak tepat tersebut seikit demi sedikit berubah. Pengelolaan kehidupan termasuk pengelolaan keuangan jauh menjadi lebih baik. Barangkali karena dukungan suami juga plus ada keperluan hidup yang lebih besar.

Dari awal menikah, saya dan suami sudah menyepakati beberapa hal tentang mengatur keuangan. Jangan dikira semuanya baik-baik saja dan bebas konflik. Tentu saja sama sekali tidak.

Dalam perjalanannya banyak sekali rintangan dan tantangan yang kami hadapi. Mulai dari tidak stabilnya keuangan, banyaknya kebutuhan yang tidak dikira-kira sampai faktor luar yang berada di luar jangkauan kami.
Secara umum, kami membagi pos pengeluaran menjadi beberapa hal:

Kebutuhan sehari-hari
Meliputi biaya makan sehari-hari, transport, uang makan di tempat kerja, uang jajan anak-anak, bayar arisan dan iuran di rumah, dana kondangan, bayar listrik, bayar PDAM, pulsa dan kuota internet dll

Sedekah/untuk orang tua
Ini juga selalu dianggarkan di awal. Jangan sampai uang habis tanpa sempat melakukan berbagai kebaikan ini.

Menabung, Proteksi dan Investasi
Ini juga selalu kami anggarkan walaupun tidak selalu dalam jumlah besar. Yang penting rutin. Tabungan berupa tabungan untuk berjaga-jaga bila ada kebutuhan mendesak, biaya pendidikan anak-anak dan tabungan haji. Sedangkan proteksi berupa perlindungan asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Sedangkan investasi sementara masih berupa saham dan reksadana.

Membayar Cicilan
Porsi untuk cicilan ini bisa 20% dari total penghasilan. Meliputi biaya cicilan kendaraan bermotor. 

Kebutuhan Tidak terduga
Ini juga hal penting. Kami selalu berusaha menyisihkannya. Misalnya bila ada keluarga dikampung yang sakit dan kami harus menyumbang atau bahkan pulang kampung dadakan. Kebutuhan tidak terduga juga bila ada biaya tambahan rumah sakit dan lainnya.

Hiburan / Piknik Keluarga
Sampai saat ini porsi kami untuk hiburan atau piknik masih tergolong sangat kecil. Karenanya kami juga piknik hanya ke tempat-tempat yang tidak terlalu jauh atau masih terjangkau oleh kami.
Sedangkan untuk liburan dengan jarak yang jauh misalnya keluar negeri, belum ada tabungan khusus. Semoga suatu saat nanti.

Hidup Mudah Dengan Jenius

Dunia digital ternyata membuat segala sesuatunya berubah dengan cepat. Termasuk soal pengelolaan keuangan. Saya yang awalnya mengatur keuangan dengan cara tradisional, kini bisa mengelola keuangan dengan lebih cerdas.

Cara tersebut adalah dengan aplikasi Jenius. Apa sebenarnya aplikasi Jenius? Buat kamu yang belum kenal, akan saya jelaskan sedikit ya.    Yes, Jenius ini merupakan Banking Reinvented. Apaan itu? Artinya, walaupun memiliki fungsi sebuah bank, tapi Jenius mengembalikan semua akses kepada penggunanya.
Sehingga kamu akhirnya memiliki kendali atas uang dan pengaturan keuangan kamu sendiri. 

Nah, dengan Jenius ini, kamu nggak perlu cape-cape ke bank lagi. Semua bisa kamu lihat, tata, dan atur langsung dari dalam smartphone-mu.

Beda nggak dengan mobile banking yang udah kamu punyai selama ini ?beda seikit guys, kamu tidak perlu pergi ke bank dan membuat rekening terlebih dahulu sebelum menikmati layanan Jenius.

Dengan Jenius, semua aktivitas finansial bisa kamu lakukan di dalam aplikasi, mulai dari membuka rekening, pembayaran tagihan, transfer uang, tabungan, deposito, pembuatan kartu debit, serta alokasi dana untuk pengaturan keuangan.

Dengan e-wallet juga berbeda. Karena Jenius tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembayaran atau transaksi, tapi juga menerima simpanan dan deposito berjangka dengan bunga hingga 6.5% serta membantumu dalam mengatur keuangan untuk kehidupan keuangan yang lebih baik.

Jenius membantu proses transaksi lebih cepat, memaksimalkan tabungan dengan bunga lebih tinggi, mengatur keuangan dengan kartu debit tambahan untuk alokasi dana dan limit budget.Jadi nih, kamu akan memiliki :
  • $Cashtag, nama rekening sebagai pengganti nomor rekening, jadi kamu tidak perlu lagi menghafal nomor rekening yang panjang;
  • Split Bill, untuk membagi tagihan kamu dengan teman atau keluarga secara adil;
  • Card Center, pengaturan semua kartu debit di satu tempat termasuk limit transaksi dan tarikan tunai harian atau blokir sementara dan buka blokir kartu serta blokir permanen kartu  

Oh,iya Jenius juga secara resmi sudah hadir dalam Jenius Co.Create. Produk digital dari PT.Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) ini memang membuat wadah untuk berbagi ide,inspirasi dan berbagai hal lainnya melalui Jenius Co.Create. 

Peluncuran Jenius Co.Create di Jakarta
  
 Sudah pada pahamkah? ayo saya sudah membuktikan Jenius, bagaimana dengan kamu? Untuk keterangan lebih lanjut bisa ceki-ceki disini ya. Tetap semangat dan semoga bahagia guys..




RELATED POST : 

KARTU KREDIT,BIJAK MENGELOLA AMAN BERTRANSAKSI

TIPS KEUANGAN BUAT MILLENIAL SINGLE 

YES,INI CARA MANJUR MEMPERSIAPKAN PENSIUN 




       

6 komentar:

  1. saya juga pakai jenius, mbak :)

    BalasHapus
  2. Saya udah lama dengan Jenius tapi belum ssya bikin juga padahal banyak kemudahan yang ditawarkan kalau pakai jenius

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener mas @sabda.banyak nih kemudahannya..semoga kita makin oke ngelola keuangan pribadi yaah

      Hapus
  3. Menikah memang merubah segalanya ya mba hehehe saya pun gitu setelah nikah lebih bisa ati2 ngeluarin uang.. jenius ini aplikasi baru yang keren sih cukup membantu bagi pengelola keuangan

    BalasHapus
  4. iya bener mbak, jenius ini membantu banget buat lebih jenius ngatur uang hehehe..makasih dah mampir mbak..

    BalasHapus

Terima Kasih Sudah Berkunjung dan Berkomentar