Senin, 29 Oktober 2018

INI DIA PEKERJAAN YANG BISA DILAKUKAN DARI RUMAH


Mungkin kamu salah satu yang berpikir untuk resign 

secepatnya? Jangan buru-buru dulu. Barangkali kamu bisa membuat perjanjian atau kontrak dengan perusahaan untuk bekerja dari rumah saja. 


Sabtu, 27 Oktober 2018

SEMUA PEKERJA BUTUH PUBLIC SPEAKING


Public speaking can take you to the place that you never imagine before”. (Hj.Ananda)


Banyak jalan menuju Roma, banyak cara menuju sukes. Ya, sukses memang keinginan semua orang. Tetapi tentu kita tahu, kesuksesan tidak semudah membalik telapak tangan. Perlu kerja keras dan kesungguhan untuk meraihnya.

Dalam dunia kerja, kesuksesan bisa diindikatorkan oleh berbagai hal. Salah satunya adalah karir yang terus meningkat dan penghasilan yang semakin baik. Namun, memperoleh prestasi ini lagi-lagi bukan perkara mudah. Ada banyak skill yang perlu dikuasai. Salah satunya kemampuan public speaking.

Bukan rahasia umum lagi, kemampuan berbicara di depan umum atau yang lebih dikenal dengan public speaking  merupakan salah satu kunci kesuksesan karir saat ini. Bukan hanya mereka yang bekerja sebagai MC, tetapi hampir semua pekerjaan di berbagai sektor membutuhkan kemampuan ini.

Bagi sebagian orang, kemampuan ini tentu saja teramat sulit. Terutama harus bermodal percaya diri dan keberanian lebih untuk berbicara di depan umum. Namun, sebenarnya tidak seperti yang dibayangkan banyak orang tentang kesulitannya. Kemampuan ini sesuatu yang bisa dipelajari. Bahkan bila ditekuni, bukan hanya karir yang akan meningkat tetapi juga pundi-pundi rupiahpun akan mengikuti.

Inilah salah satu poin penting dari “Training Public Speaking 2018”, yang diadakan APMG Banjarmasin, belum lama ini di Aula DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan. Training ini juga sekaligus merayakan hari jadi ke-54 Partai Golkar.


Training Public Speaking HUT Golkar


Traning selama setengah hari ini diisi dua pembicara. Pembicara pertama adalah Agus Suprapto, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin. Mantan jurnalis televisi  dan penyiar radio ini membawakan tema “ Satu Jam Jago Membawa Acara”.
Menurut Agus, ada beberapa hal yang perlu diketahui agar memiliki kemampuan public speaking yang baik. Pengetahuan tersebut adalah berbicara jujur dengan hati, eye contact dengan audience, gunakan intonasi yang baik, artikulasi yang jelas dan jangan lupa untuk tersenyum.

Untuk poin terakhir ini, Agus memberi tips tentang 2-2-5. Artinya secara ringkas adalah dua detik melihat ke kanan, 2 detik ke kiri dan senyum selama 5 detik. Apalagi menurutnya, kesuksesan sebuah acara yang dibawakan seorang MC bisa diukur dari lima menit pertama. Bila lima menit pertama tersebut lancar, kemungkinan acara akan berjalan sukses.

Acara yang diikuti kurang lebih 102 peserata ini juga menghadirkan pembicara yang merupakan Ketua Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Hj Ananda.
Hj. Ananda, yang juga Pimpinan  Darah Partai Golkar Kota Banjarmasin membawakan tema “The Power of Public Speaking”. 

Menurutnya,  semua pekerja di dunia perlu public speaking. Runner Up 1 Puteri Indonesia 2006 juga mengungkapkan public speaking penting untuk meningkatkan kualitas diri, membuat lebih kritis, meningkatkan percaya diri dan berguna untuk kemampuan memimpin.



female Blogger Banjarmasin bersama Hj.Ananda
 
Hj Ananda juga berpesan untuk selalu menjadi orang baik. “ Jadilah orang baik maka kebaikan akan kembali datang ke kita,” ujarnya. Menurutnya, manusia sebenarnya ditakdirkan untuk memberikan kemampuan terbaiknya. Tinggal bagaimana orang tersebut mengupayakannya.

Ada empat tips jitu sukses public speaking yang disampaikannya. Pertama adalah do’a. Kedua, 3L (latihan, latihan lagi dan latihan terus). Ketiga, attitude atau perilaku yang baik. Terakhir, kembali lagi berdoa. Berdoa menurutnya perlu di awal dan di akhir. Kemudian juga jangan lupa meminta restu kedua orang tua kita.

Kekuatan public speaking akan terus ada sampai kapanpun. Karenanya, Hj Ananda berpesan untuk terus belajar mengenai hal ini. Karena bidang ini sangat menghasilkan dari sisi materi  dan satu hal lagi,  Public speaking  akan membawa siapapun yang menguasainya untuk menjelajah berbagai tempat yang berbeda. 

Hj. Ananda pun mencontohkan dirinya yang telah menjelajahi berbagai belahan dunia karena penguasaan public speaking dan kemampuan berbahasa Inggrisnya.

Masa depan Indonesia tentu masih panjang. Dan masa depan tersebut salah satunya ditentukan oleh kekuatan generasi mudanya. Tentu kita mengharapkan generasi muda yang tangguh yang akan menjadi tiang kekuatan bangsa. Salah satu kuncinya  mereka mau tetap belajar banyak hal, termasuk menguasai public speaking. Sudah siapkah kita para generasi muda?


Kamis, 25 Oktober 2018

MEMILIH TETAP BERTAHAN DI PERUSAHAAN, INI TIPSNYA

Mungkin kamu sedang galau, resign atau tetap bertahan di perusahaan? Baiklah. Kebutuhan kehidupan semakin hari semakin banyak. Mulai biaya hidup sampai kebutuhan anak sekolah yang tidak ada habisnya. Akhirnya kamu memilih BERTAHAN di perusahaan walaupun kondisinya sudah tidak nyaman lagi.

Namun memilih BERTAHAN DI PERUSAHAAN tentu saja bukan hal mudah. apalagi tekanan semakin hari semakin luar biasa. Mulai kemacetan yang semakin parah, kelelahan karena beban pekerjaan, bos yang semakin tidak bersahabat, penghasilan yang sudah tidak cukup sampai teman kerja yang saling bersaing tidak sehat.


Senin, 22 Oktober 2018

AGAR TAK TERJEBAK PINJAMAN ONLINE

Pernah mendengan pinjaman online? Seorang teman yang bekerja di Jakarta bercerita tentang mudahnya pinjaman online saat ini. Mekanismenya juga gampang. Seseorang yang ingin meminjam tinggal membuka sebuah web/situs kemudian mendaftarkan diri secara online. Setelah itu tinggal menentukan jumlah pinjaman. Tentu ada syaratnya. Biasanya, syaratnya gampang, tinggal mempunyai KTP, alamat kantor yang jelas, nomer handphone yang bisa dihubungi dan tentu saja menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku.


Kamis, 18 Oktober 2018

LIMA HAL YANG BIKIN KAMU RESIGN SECEPATNYA


Bayangkan kamu  seorang bos, mungkin kamu sempat bertanya. Mengapa karyawan di perusahaan yang kamu miliki begitu gampang resign? Mengapa turnover perusahaan semakin tinggi?Ada berbagai teori dan alasan yang mendasarinya sebenarnya.


Kamis, 11 Oktober 2018

LIMA SKILL YANG WAJIB DIKUASAI PARA PEKERJA

Kamu masih mencari pekerjaan? Sudah kerja sebagai PNS atau kerja di perusahaan swasta? Alhamdulillah. Apapun wajib kita syukuri. kalau memang belum dapat pekerjaan yang cocok, ya tentu harus lebih giat berusahadan berdoa. Suatu hari, apa yang dicita-citakan  tercapai. Tetapi bagi yang sudah bekerja, tentu harus lebih bersyukur lagi. seperti kata orang, jaman sekarang tidak mudah mencari pekerjaan. Bukan hanya jumlah tenaga kerja yang semakin banyak tetapi juga keahlian yang dibutuhkan semakin bertambah.


Rabu, 03 Oktober 2018

PESONA TEKNOLOGI DI TANGAN PEREMPUAN


Anda perempuan generasi milenial? Atau perempuan jaman old? Tidak masalah. Siapapun Anda, tentu harus menyadari satu hal. Ya, hal tersebut adalah aroma jaman yang telah banyak mengalami perubahan. Salah satunya adalah perihal melek IT alias tidak gagap teknologi. 




Dunia memang sudah banyak berubah. Bila di masa lalu kita hanya cukup berkabar lewat surat telephone kemudian SMS, kini internet sudah merajai dunia. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII) seperti dilansir dari Kompas.com menyebutkan dari 262 juta jiwa penduduk Indonesia di 2018, 50%-nya sudah melek internet.
Data ini juga menyebutkan, mayoritas pengguna internet sebanyak 72,41 persen masih dari kalangan masyarakat urban. Pemanfaatannya sudah lebih jauh, bukan hanya untuk berkomunikasi tetapi juga membeli barang, memesan transportasi, hingga berbisnis dan berkarya.
Bagaimana dengan perempuan? Menarik mengkaji gender yang banyak diidentikkan sebagai mereka yang tidak paham teknologi ini . Ternyata memang , perempuan pengguna internet di Indonesia masih dibawah pengguna laki-laki. Namun demikian, keberadaan mereka meningkat dari tahun ke tahun.  APJII menyebutkan laki-laki pengguna internet sebesar  51,43% sedangkan perempuan mencapai 48,57%.

Mengapa Perempuan?
Meningkatnya pengguna teknologi khususnya internet memang berdampak pada berbagai sisi kehidupan. Apalagi kini hampir semua sisi kehidupan bisa dilakukan dengan online. Tidak mengherankan, Indonesian Women IT Awareness (IWITA) giat mengkampanyekan perempuan Indonesia yang melek terhadap teknologi. 

Pertanyaannya, mengapa perempuan yang dipilih? Ternyata karena merekalah, pondasi atau indikator peradaban sebuah bangsa. Sebuah bangsa yang terdiri atas tiang-tiang yang kokoh akan tetap berjalan pada jalur yang tepat. Tiang atau pondasi itulah para perempuan. Perempuan yang  melek teknologi dan mampu mengunakannya secara tepat, diharapkan menjadi awal kemajuan sebuah keluarga dalam lingkup yang kecil. Kemudian sebuah bangsa dalam lingkup yang lebih luas.



Inilah yang diinginkan  IWITA. Lembaga ini juga menginginkan para perempuan Indonesia harus dapat secara bijak menjalani dua perannya, baik sebagai ibu rumah tangga juga sebagai wanita karier yang maju dan tanggap teknologi.
IWITA sendiri merupakan ikatan perempuan yang tanggap teknologi yang mengajak para perempuan Indonesia untuk tidak ketinggalan zaman dengan kemajuan dunia teknologi.

Untuk mensosialisasikan berbagai programnya, IWITA juga rajin melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan bermacam-macam kegiatan kampanye dan sosialisasi akan pentingnya kesadaran IT bagi perempuan Indonesia.
Selain melalui kolaborasi dengan berbagai pihak khususnya organisasi perempuan, IWITA juga melakukan sosialisasi melalui media sosial. 

Tidak heran akun media sosialnya seperti facebook, Instagram, Youtube , Web sampai WA aktif  melakukan kampanye untuk perempuan yang lebih baik di bidang teknologi. Melalui webnya www.iwita.id misalnya, mereka   benar-benar ingin mewujudkan visi nya untuk terwujudnya perempuan Indonesia tanggap Teknologi Informasi melalui advancement, learning, implementation dan socialization, sehingga perempuan dapat berperan dan berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan membentuk generasi bangsa yang berakhlak mulia dan berprestasi.

Salah satu yang juga mereka dukung adalah Female Blogger of Banjarmasin (FBB). Organisasi blogger yang pada Oktober 2018 ini berusia dua tahun memang konsisten memberdayakan para perempuan untuk terus menulis melalui blog mereka masing-masing.  Melalui tema " Blooming Up", FBB menginginkan organisasi blogger ini terus bermekaran dan terlihat keindahannya.


FBB melalui https://www.fbbcommunity.com juga terus  aktif mengkampanyekan perempuan yang melek teknologi sekaligus berkarya melalui tulisan. 


Para member FBB yang juga merupakan blogger yang aktif dalam menulis diblognya masing-masing maupun dalam berkontribusi di blog FBB. Para member FBB yang didukung dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang beraneka ragam menyebabkan kualitas konten dari penulisnya tidak diragukan lagi. Siapkah kita menghadapi teknologi , wahai para perempuan Indonesia?

GEN Y, siapa mereka?



  

Pernah mendengar tentang kekuatan Gen Y? Ya benar. Mereka ini yang disebut generasi milenia dan ada juga yang menyebut Gen Youtube. Mereka disebut-sebut akan menguasai berbagai bidang di dunia.
Saat ini beberapa diantara mereka sudah menapak jalan kesuksesan di usia yang teramat belia. Beberapa lagi diantaranya sudah meniti karir menuju masa depan yang gemilang.

Menurut sebuah survei 49% pekerja Indonesia kini adalah kaum milenial. Siapa sebenarnya mereka? Mereka ternyata adalah orang-orang yang lahir di antara tahun 1980-1996.Yang unik, karakter mereka berbeda dengan generasi sebelumnya sehingga perusahaan, khususnya mereka yang bergerak di bidang SDM harus siap-siap merubah strategi pengelolaan karyawannya. Apa lagi ciri khas generasi ini berbeda dibandingkan generasi-generasi sebelumnya.
          Yuk kita list apa saja yang menjadi ciri dari generasi ini.

          Pertama, antara lain adalah memiliki karakter kritis terhadap sebuah isu dan setia terhadap brand yang menurut mereka memiliki value tersendiri. Hal ini didorong oleh maraknya media sosial di Indonesia. Sebuah isu bisa saja menjadi trend yang tidak bisa dibendung bahkan oleh pemerintah sekalipun.
          Kedua, rata-rata dari mereka berpendidikan tinggi dan memandang dunia dengan cara yang berbeda. Tidak heran mereka mempunyai wawasan berpikir yang luas dan melibas generasi sebelumnya.
          Ketiga, mereka adalah generasi yang haus akan pencapaian (achievement). Mereka membutuhkan tantangan tersendiri. Pekerjaan yang dianggap kurang tantangan pasti akan mereka tinggalkan. Perlu bagi perusahaan untuk selalu memberikan tantangan baru sekaligus reward yang jelas bagi generasi ini.
          Keempat, mereka memiliki empati yang tinggi. Empati inilah yang mendorong banyak generasi ini bergabung di berbagai komunitas yang siap membagikan ilmu, keahlian bahkan uang sekalipun.
          Kelima, mereka adalah generasi pembelajar, mudah beradaptasi dan bertanggungjawab. Jangan meremehkan generasi ini kalau mereka belum bisa mengerjakan sesuatu. Mereka dengan mudah belajar sesuatu baru. Mereka belajar dengan bantuan google, youtube dan internet.
          Begitupula dengan adaptasi. Buat mereka bukan hal yang sama sekali sulit. Apalagi buat mereka yang biasa merantau, adaptasi bukan hal yang sama sekali sulit. Bagi mereka, tanggungjawab terhadap pekerjaan merupakan hal biasa dalam karir.
          Enam, mereka mungkin hanya bekerja 12 bulan saja. Tidak percaya? Sudah banyak penelitian yang membuktikan hal ini. Salah satu penyebabnya adalah mereka merasa sudah tidak ada tantangan dalam pekerjaannya. Mereka juga merasa perusahaan tidak memberikan kesempatan untuk berkembang.
Tentu saja karakter yang ada pada generasi Y ini merupakan tantangan bagi SDM untuk  membuat mereka “bekerja optimal” bagi perusahaan dan lebih loyal lagi. Siap?